Cara Mudah Untuk Merubah Gaya Hidup Konsumtif

Gaya hidup modern saat ini sering dibilang sebagai gaya hidup yang hanya menghamburkan uang alias konsumtif. Asumsi tersebut tidak dapat dibantah, sebab gaya hidup modern yang serba mobile dan praktis tidak dapat dilepaskan dari pola hidup konsumtif masyarakat kita. Perubahan zaman yang semakin maju didukung dengan teknologi canggih telah banyak mempengaruhi kebiasaan orang-orang.

Kebiasaan atau pola tingkah laku ini sebenarnya menyesuaikan tuntutan zaman, dimana manusia akan mempelajari hal-hal baru, terbuka terhadap perubahan dan perkembangan teknologi, serta hidup dengan lebih menghargai waktu. Di sisi lain, gaya hidup konsumtif dapat memberikan Anda kepuasan dan kenikmatan secara psikologis maupun fisik.

Segala hal yang berkaitan dengan gaya hidup individualis, mewah, dan serba instan digolongkan sebagai pola konsumtif yang erat hubungannya dengan hedonisme. Gaya hidup konsumtif bagi sebagian orang dapat  memberikan kenikmatan, kepuasan, maupun kebahagian meskipun pada dasarnya ini bersifat sementara.  Sayangnya hanya sedikit orang yang sadar bahwa gaya hidup ini dapat membuat kesehatan mental semakin buruk, begitupun dengan kondisi keuangannya.

Ciri-Ciri Orang dengan Pola Hidup Konsumtif

  •       Selalu mengikuti trend terbaru dengan berlebihan dan terlihat memaksa. Sebenarnya mengikuti perkembangan sekitar adalah kegiatan positif yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan Anda, tapi apabila kebiasaan tersebut terlalu dipaksakan maka ini akan menjadi hal negatif yang menjerumuskan Anda ke dalam pola hidup konsumtif.
  •       Gengsi terlalu tinggi, selalu ingin terlihat mampu di mata orang lain. Sifat ini dapat mendorong Anda bersikap konsumtif.
  •       Suka dikagumi orang lain, terutama dari segi finansial. Banyak orang memilih pola hidup konsumtif supaya memperoleh pujian dari orang lain. Ini karena mereka senang mendapat pengakuan sebagai orang yang mampu membeli apapun yang diinginkannya.  
  •       Hidup mewah dengan banyak fasilitas dan barang. Kebiasaan konsumtif seperti inilah yang akan membuat kondisi keuangan menjadi tidak sehat.

Cara Merubah Gaya Hidup Konsumtif Menjadi Hemat

Apakah kebiasaan buruk ini masih bisa diperbaiki? Gaya hidup konsumtif sebenarnya dapat diubah atau diperbaiki apabila seseorang memiliki kesadaran terhadap kesehatan mental maupun keuangannya. Nah, berikut ini ada beberapa cara merubah gaya hidup konsumtif menjadi lebih hemat. Anda bisa mencobanya mulai dari sekarang.

1. Biasakan Menabung dan Investasi

Sisihkan penghasilan bulanan untuk ditabung. Meski terlihat sederhana, sayangnya tidak semua orang dapat melakukannya terutama orang-orang yang memiliki gaya hidup konsumtif. Anda harus sadar pentingnya kebiasaan menabung dan merealisasikannya secara terus menerus. Menabung tidak harus dalam jumlah besar, apalagi jika gaji Anda kecil.  Sisihkan sekitar 5-10% gaji yang dihasilkan ke dalam tabungan, dan lakukan hal ini secara konsisten. Lama kelamaan jumlah tabungan Anda akan semakin banyak dan ini bisa dipakai saat kebutuhan mendesak.  

Anda juga bisa mengalokasikan sebagian gaji untuk di investasikan. Investasi sangat penting karena dapat memenuhi kebutuhan hidup jangka panjang seperti biaya DP rumah, biaya pendidikan anak, ataupun dana pensiun. Berinvestasi tidak perlu dalam jumlah besar, sisihkan saja sekitar 10-30% gaji per bulan untuk keperluan ini.  

2. Buat Anggaran Belanja

Salah satu alat terbaik yang bisa membantu Anda mengatur aliran dana adalah membuat anggaran belanja. Adapun fokus utama dalam konteks ini tentu saja perencanaan pengeluaran sesuai kebutuhan bulanan. Setiap pengeluaran harus dikelompokkan dalam pos-pos yang penting dan jelas, sehingga anggaran yang disediakan dapat memenuhi kebutuhan secara keseluruhan.

Membuat anggaran belanja tidaklah sulit, apalagi jika Anda sudah menentukan target pengeluaran. Asalkan tidak tergoda dengan barang-barang di luar kebutuhan, maka dari itu kendalikan diri dengan baik supaya anggaran yang disiapkan dapat dibelanjakan untuk kebutuhan penting saja.  

3. Membuat Prioritas Kebutuhan

Langkah selanjutnya yang dapat membantu Anda menjauhi gaya hidup konsumtif adalah dengan membuat prioritas kebutuhan. Jadi saat muncul keinginan untuk membeli sesuatu di luar daftar tersebut, Anda bisa berpikir ulang.

4. Hindari Penggunaan Kartu Kredit

Hal yang harus diingat saat menggunakan kartu kredit tidak menjadikan alat pembayaran ini sebagai alat hutang. Bijaklah dalam menggunakan kartu kredit, baik saat promo maupun diskon. Hindari penggunaan kartu kredit secara berlebihan jika Anda ingin lebih berhemat. Jangan tergiur membeli barang-barang konsumtif yang tidak begitu dibutuhkan. Ideal untuk pos piutang maksimal 30% dari gaji perbulan, usahakan jangan sampai lebih dari jumlah tersebut.

5. Kurangi Belanja

Jalan-jalan dan cuci mata di pusat perbelanjaan memang dapat menghibur sebentar, tapi jangan sering-sering dilakukan karena dapat mempengaruhi kondisi keuangan Anda. Kegiatan ini berpotensi menimbulkan niat untuk belanja di luar rencana. Anda bisa langsung tertarik saat melihat suatu barang di toko dan berencana membelinya saat itu juga.

6. Beli Barang dengan Cermat

Murah tak selalu murahan dan mahal tak selalu berkualitas. Gunakan prinsip ini saat Anda berencana membeli suatu barang. Belilah barang sesuai fungsi, bukan gengsi. Jika ada merek yang lebih murah namun berkualitas kenapa harus membeli merek lebih mahal?

Itulah beberapa cara mudah merubah gaya hidup konsumtif. Silahkan terapkan dari sekarang.