jenis-jenis investasi

Jenis-Jenis Investasi yang Harus Diketahui Investor Pemula

Untuk investor pemula, sudah pasti ada beberapa pertanyaan yang muncul berkaitan dengan investasi, terlebih saat ini cukup banyak jenis investasi yang bisa kamu pilih. Semakin menarik karena kamu bisa menginvestasikan dana di beberapa elemen investasi berbeda. Namun, sebelum melakukan investasi, penying mengetahui tujuan utama investasi itu sendiri.

Apakah kamu ingin membangun portofolio yang bagus, mengamankan dana, mendapatkan keuntungan dan masih banyak hal yang mendasari orang melakukan investasi. Sebelum itu semua, berikut ini beberapa jenis investasi yang harus kamu ketahui. 

1. Obligasi 

Obligasi bisa diartikan sebagai bentuk pinjaman yang diberikan kepada pemerintah maupun perusahaan dengan jangka waktu tertentu. Karena kamu sudah meminjamkan dana, maka pihak pemerintah maupun perusahaan memiliki kewajiban membayarkan bunga. 

Dibandingkan saham, investasi obligasi dinilai lebih rendah resiko, pasalnya obligasi ini didukung dengan kredit terpercaya  baik dari pemerintah maupun perusahaan. Namun karena minim resiko, sangat masuk akal apabila dana pengembalian yang dibeirkan juga rendah.

2. Ekuitas

Bukti kepemilikan perusahaan dikenal dengan saham. Jika kamu melakukan investasi saham, kamu akan mendapatkan satu atau beberapa lembar saham sesuai dengan nilai investasi kamu. Saham hanya kamu dapatkan dari perusahaan publik yang sudah melantai di bursa saham.

Uang hasil investasi saham ini didapatkan melalui dua cara, pertama dari pembagian devidean ketika perusahaan membagikan labanya kepada pemegang saham. Kemudian bisa juga didapatkan saat saham kamu jual, atau yang dikenal dengan capital gain.

Sebagai investor, penting untuk bisa jeli melihat pasar, perhatikan saham yang akan kamu beli. Lakukan analisa untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut masih prospek kedepannya nanti. Ketika Anda melakukan investasi pada perusahaan yang tepat, maka kamu juga berpotensi untuk mendapatkan hasil keuntungan atau deviden dari perusahaan tersebut.

Pastikan sebagai investor kamu melakukan riset dengan mendalam sehingga informasi berkaitan dengan sebuah perusahaan tersebut bisa Anda dapatkan dengan maksimal.

3. Investasi Alternatif

investasi crypto

Saham dan obligasi dikenal sebagai jenis aset investasi yang sudah umum dijadikan pilihan banyak investor. Namun ternyata ada jenis investasi lain yang tidak kalah menarik kamu coba, yaitu investasi alternatif. Jenis investasi ini memang tidak melulu berkaitan dengan saham maupun obligasi, degan ini lebih banyak jenis diversifikasinya. Beberapa opsi investasi alternatif ini bisa kamu jadikan pilihan.

  • Komoditas

Yang dimaksud komoditas yaitu bahan yang masih mentah namun bahan tersebut memiliki nilai jual lebih kedepannya nanti. Beberapa jenis komoditas yang bisa kamu jadikan pilihan untuk investasi antara lain emas, kopi, jagung dan tembaga. Bahan-bahan mentah tersebut bisa kamu jadikan aset investasi dengan menjual ketika harganya sudah naik nantinya.

  • Cryptocurrency 

Crypto merupakan jenis mata uang digital yang dalam pengoperasiannya diberikan kode guna mengamankan data. Ada banyak jenis mata uang digital yang beroperasi secara independen, salah satunua Bitcoin yang sampai saat ini menjadi pilihan banyak investor.

  • Properti

Jenis investasi alternatif selanjutnya yaitu bisa memilih bidang properti. Keberadaan aset berwujud ini memilii potensi untuk terus mengalami peningkatan nilai dari waktu ke waktu. Kamu bisa memilih jenis properti selain rumah, sehingga bisa disewakan dan hasilnya bisa menjadi salah satu pendapatan kamu.

  • Melakukan investasi di perusahaan swasta

Saham hanyalah bukti kepemilikan perusahaan yang dijual oleh perusahaan publik. Tetapi ada beberapa perusahaan swasta yang juga mencari sumber pendanaa. Jika Anda melakukan investasi di perusahaan swasta tersebut, saat nilainya naik maka Anda bisa mendapatkan penghasilan juga. Sekalipun resikonya tetap ada. 

Memilih Investasi dari Produk Lain

Selain ketiga jenis investasi di atas, ternyata masih ada beberapa jenis produk investasi yang didapatkan dari penggabungan aset lain kemudian menjadi kontrak keuangan, ini tentu prosesnya lebih rumit. Namun ternyata jika Anda mau meluangkan sejenak waktu untuk mempelajari produk tersebut, bukan hal yang sulit dipelajari ternyata. Beberapa produk investasi lain tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Reksa Dana 

Reksa dana merupakan gabungan dari beberapa aset yang sudah dijadikan dalam satu bentuk investasi. Jika kamu memutuskan melakukan pembelian reksa dana ini maka kamu mendapatkan akses ke berbagai jenis kelas aset, sekalipun kamu tidak melakukan pembelian di masing-masing aset tersebut. Saat ini sudah cukup banyak reksa dana yang didapatkan dari beberapa campuran aset. Tentu itu semua dilakukan untuk bisa terikat di beberapa pasar saham yang berbeda.

2. EFT 

EFT ini memperdagangkan dana yang mirip seperti reksa dana, tetapi perdagangannya dilakukan di bursa efek. Keiika kamu membeli EFT, kamu bisa melakukan kegiatan jual dan beli asset setiap hari. Bahkan beberapa diantara EFT juga terdiri atas beberapa campuran aset.

3. Deriatif

Deriatif merupakan jenis “produk turunan” yang didapatkan dari keseluruhan investasi yang ada di pasar investasi. Bentuk produknya bisa bervariasai, seperti kontrak berjangka dengan menggunakan underlying aset sebagai dasar acuan.