Dampak Hobi Rebahan bagi Kesehatan

Dampak Hobi Rebahan bagi Kesehatan

Kecanggihan teknologi yang ada saat ini memudahkan kita untuk melakukan berbagai hal secara praktis. Dikala lapar melanda, kita hanya tinggal membuka aplikasi smartphone untuk memesan makanan. Tak butuh waktu berjam-jam pesanan tadi akan segera kita dapatkan. 

Belum lagi aktivitas lainnya yang juga dipermudah dengan sistem online sehingga kita tidak butuh effort yang besar untuk melakukan suatu hal. Hampir semua yang dibutuhkan bisa tercapai hanya dengan satu kali sentuh.

Dibalik kemudahan itu, ternyata justru menimbulkan kebiasaan-kebiasaan buruk salah satunya yaitu hobi rebahan. Orang-orang menjadi lebih malas bergerak atau bahasa gaulnya “mager” karena segala sesuatunya bisa didapatkan dengan gadget.

Kebiasaan ini sering terjadi di kalangan millenial. Bahkan istilah “kaum rebahan” mereka ciptakan sendiri untuk menyebut orang-orang yang banyak menghabiskan waktu seharian dengan tidur-tiduran sambil bermain gadget, streaming film dan makan camilan.

Bagaimana Dampaknya bagi Kesehatan ?

Berlama-lama di kasur sambil scrolling media sosial memang tampak menyenangkan. Kita bisa bersantai merebahkan badan sepanjang hari dan membuat pikiran jadi lebih tenang. 

Namun ternyata, alih-alih ingin membuat badan dan otak menjadi semakin rileks, hobi rebahan itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan kita. Di bawah ini kami rangkum beberapa dampak yang bisa timbul akibat sering rebahan.

  • Meningkatkan Resiko Terkena Penyakit Jantung & Stroke

Jantung dan stroke termasuk ke dalam penyakit silent killer, yang bisa mematikan seseorang secara tiba-tiba tanpa ada gejala dan keluhan yang berarti. Berdasarkan data dari Aerobics Research Center Amerika Serikat, membuktikan bahwa resiko stroke pada pria bisa berkurang hingga 60 persen karena adanya aktivitas fisik. Begitu juga  penelitian yang dilakukan oleh Nurse’s Health Study, menunjukkan bahwa wanita yang banyak melakukan aktivitas fisik bisa berpeluang terhindar dari bahaya serangan jantung dan stroke hingga 50 persen. 

Karena untuk memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik, jantung sangat membutuhkan aktivitas fisik. Apabila tidak didukung dengan aktivitas fisik yang cukup, maka kondisi jantung rentan melemah. 

Dampak Hobi Rebahan bagi Kesehatan

  • Menurunnya Fungsi Otot dan Tulang 

Apabila kita jarang bergerak, itu artinya otot-otot dan persendian tulang kita sedang tidak bekerja. Sehingga seringkali akan membuat otot kita menjadi lebih kaku dari biasanya. Badan terasa pegal-pegal dan nyeri di beberapa bagian. 

Hal semacam itulah yang menandakan bahwa fungsi otot dan tulang kita sedang menurun. Dan bukan tidak mungkin apabila akan terjadi kerusakan apabila terus menerus tidak diatasi. 

Berdasarkan studi yang dilakukan BioMed Central pada tahun 2015, massa otot yang kita miliki bisa menyusut sampai 40 persen. Apabila kita benar-benar tidak melakukan aktivitas apapun dalam satu minggu. Penyusutan massa otot tersebut akan membuat kita merasa cepat lelah dan tubuh menjadi lemah. Dampak lainnya yang bisa terjadi dan rentan dialami pada wanita yakni mempercepat pengeroposan tulang.

  • Meningkatkan Resiko Terkena Obesitas

Obesitas atau berat badan berlebih salah satunya disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik yang kita lakukan. Orang-orang yang menghabiskan waktunya dengan banyak tidur atau sekedar rebahan, rentan mengalami kenaikan berat badan yang cukup drastis.

Berat badan yang berlebih tentunya akan membuat kita agak kesusahan untuk menggerakan seluruh anggota badan. Dan biasanya semakin malas bergerak. Namun, ada dampak yang jauh lebih membahayakan bagi para penderita obesitas. Kadar gula dalam tubuh semakin meningkat sehingga penyakit diabetes juga berpotensi menyerang tubuh kita. 

Diabetes merupakan penyakit yang paling mematikan setelah jantung. Maka dari itu, perbanyaklah aktivitas fisik seperti olahraga ringan setiap pagi dan perhatikan asupan gizi yang dikonsumsi. Hal tersebut akan menjaga kadar gula darah sehingga terhindar dari obesitas dan penyakit diabetes.

  • Menghambat Proses Metabolisme Tubuh

Hobi rebahan juga akan memperlambat metabolisme pada tubuh. Karena idealnya, tubuh akan menyerap asupan gizi dari makanan yang kita konsumsi untuk kemudian digantikan menjadi energi. Proses tersebut akan sulit terjadi apabila kita sering rebahan. 

Akibatnya, kebiasaan itu menghambat proses metabolisme dalam tubuh. Dan pada akhirnya kita merasa sering lemas meskipun tidak sedang melakukan aktivitas apapun. Hal ini disebabkan oleh kurangnya energi, penumpukan lemak dan penyusutan yang terjadi pada otot. 

  • Menganggu Kesehatan Mental

Dampak dari hobi rebahan tidak hanya bisa dirasakan pada fisik kita saja, tapi juga bagi kesehatan mental. Merebahkan badan atau bermalas-malasan selama berjam-jam setiap harinya justru rentan meningkatkan stres hingga menimbulkan gejala depresi.

Sedangkan olahraga bisa membuat kita lebih rileks dan bahagia karena akan tercipta hormon serotonin serta dopamin. Hormon yang memicu perasaan bahagia dan senang. 

Setelah membaca ulasan di atas, apakah kamu masih akan meneruskan kebiasan buruk tersebut ? Sebaiknya, mulai sekarang sempatkan waktu untuk berolahraga minimal 30 menit dalam sehari. Dan hindari juga kebiasaan “mager” yang bisa memicu berbagai masalah kesehatan.